Sejarah

Dakwah kampus yang telah bertahun-tahun digulirkan tampaknya senantiasa selalu ditinjau dan dianalisis kembali. Sudah sering dijelaskan tentang urgensi dakwah dikampus merupakan miniatur masyarakat yang ada, kampus merupakan komunitas yang sulit ditemukan karakternya di komunitas lain dan terlebih lagi kampus merupakan komunitas tempat penemuan calon-calon pemimpin masa depan. Oleh karena itu mahasiswa muslim yang telah paham dan sadar akan identitas Islamnya tentu masih harus terus menempa potensi yang ada pada diri mereka dengan meningkatkan kredibilitas moral, intelektual dan sosial di tengah masyarakat kampus yang majemuk.

            Perjalanan hidup seseorang dalam proses pemahaman dan pengalaman akan identitas dirinya senantiasa berubah-ubah. Namun bagi seorang muslim tak terkecuali seorang aktifis dakwah, di tengah perubahan yang berjalan, baik di lingkungan eksternal maupun terhadap kondisi pribadinya sudah seharusnya kembali kepada Islam sebagaimana para sahabat mengikuti Rasulullah Muhammad SAW. Penjagaan Rasulullah Muhammad SAW terhadap para sahabatnya dari racun dan virus kejahiliyahan adalah dengan membuat “benteng” di rumah sahabat Arqom bin Abi Arqom. Namun demikian para sahabat tidak menjadi manusia-manusia yang merasa paling suci dengan meninggalkan kaum kerabat dan masyarakat sekitarnya , bahkan yang terjadi adalah dari “benteng” itulah para sahabat membawa misi agung yaitu hanya untuk Allah semata. Dan misi itu disampaikan tanpa rasa takut dan gentar dengan hati yang jernih penuh kejujuran dan argumentasi yang mengagumkan , bukan dengan caci maki dan hujatan.

            Dakwah kampus sudah menjadikan Sie Kerohanian Islam sebagai salah satu wasilah (sarana) di antar berbagai sarana dakwah yang ada. Dan dalam analisa terakhir menunjukkan perlunya melihat secara jujur bahwa wasilah SKI ini yang seharusnya meliputi nuansa rohani sebagaimana namanya sering kehilangan makna. Oleh karena itu, Garis-garis Besar Program Kerja ini di buat untuk mencoba mengembalikan nuansa ruhani dalam tubuh SKI , khususnya dan masyarakat kampus FISIP pada umumnya. Semoga Allah memberikan kepahaman dan kekuatan terhadap jalan Islam yang kita yakini dan Islam menuntut pengikutnya agar menyelamatkan dirinya dengan  turut menyelamatkan orang lain.